Spread the love

Turki adalah sebuah Negara yang tidak hanya dikenal karena sinetronnya tetapi juga kulinernya. Oleh karena itu, jika kamu berniat berkunjung kesana, ketahui terlebih dahulu bagaimana budaya makan orang Turki agar bisa membaur sepenuhnya dengan mereka. Yuk intip pembahasannya di bawah ini!

Budaya Makan Orang Turki yang Banyak Tak Diketahui

Bagi kamu pecinta sinetron Turki pasti sudah sering kan melihat adegan makan yang khas dan cukup unik. Budaya tersebut berbeda dengan Indonesia. Oleh karena itu, jika ada agenda untuk liburan kesana, maka perlu tahu bagaimana cara atau detail masyarakat Turki ketika makan, ini dia:

Budaya Makan Orang Turki

 

1.     Tidak Bisa Makan Jika Tanpa Yogurt

Masyarakat Indonesia mayoritas tidak terlalu suka yogurt, dan lebih suka sambal sebagai pendamping ketika makan. Berbeda halnya dengan Turki, masyarakat disana harus makan dengan yogurt hasil buatan sendiri.

Baik itu makan malam atau siang, yogurt selalu tersedia di meja makan, apapun menunya. Selain itu, juga banyak hidangan yang menggunakan yogurt sebagai bahan utama, diantaranya adalah sup yogurt, pasta saus yogurt dan masih banyak lagi yang lainnya.

Alasan kenapa harus ada yogurt karena sangat baik untuk kesehatan. Kebiasaan ini bagi kamu sangat unik bukan?

2.     Kuaci ada Dimana Saja

Budaya makan orang Turki selanjutnya adalah selalu menyediakan kuaci sebagai cemilan, entah itu di warung, café, supermarket, rumah dan lain-lain. Masyarakat disana sangat menyukainya dan menjadikan kuaci sebagai cemilan yang wajib diberikan ketika tamu datang.

Selain itu, ketika kamu berjalan-jalan di tempat publik akan selalu ada orang yang makan kuaci. Beradab lamanya budaya ini ada disana dan seolah-olah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

3.     Sarapan Menggunakan Banyak Menu

Ketika kamu di Turki dan melihat banyak makanan terhidang di meja ketika pagi hari atau sarapan, maka jangan kaget karena itu adalah budaya disana. Berbeda dengan Indonesia yang cukup sarapan dengan sebungkus nasi pecel atau lontong sayur.

Masyarakat di Turki menganggap bahwa sarapan adalah kegiatan yang sangat penting karena menentukan bagaimana jalannya aktivitas seharian. Makanan yang disajikan saat sarapan biasanya adalah selai, madu, buah zaitun, tomat, margarin, sosis, roti dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jadi wajar bukan jika orang Turki memiliki karakter fisik yang cukup besar? Salah satu penyebabnya karena mereka makan-makanan yang bergizi di pagi hari.

4.     Jam Berapapun Makannya, Makan Pertama Kali Disebut Sarapan

Kalau di Indonesia, makan jam 12 siang disebut sebagai makan siang. Berbeda dengan di Turki, berapapun kamu makan jika itu dilakukan pertama kali maka tetap disebut sebagai sarapan. Cukup unik bukan? Tapi memang itulah kenyataan yang tidak bisa dihindari.

Alasannya karena sarapan merupakan sesuatu yang wajib bagi orang Turki. Jadi tidak ada yang namanya makan siang atau malam, jika itu pertama kali disebut sarapan.

5.     Paprika Bubuk dan Pasta Tomat Sebagai Bumbu All in One

Masyarakat Indonesia menyukai masakan dengan berbagai rempah. Berbeda lagi di Turki, paprika bubuk dan pasta tomat sudah bisa dijadikan bumbu masakan, apapun jenis makanannya. Hal ini bukan berarti Negara Turki miskin rempah ya, tapi karena sudah menjadi kebiasaan dan selera.

6.     Ngeteh Setiap Saat

Budaya yang terakhir adalah teh merupakan minuman wajib yang harus ada di sarapan, makan malam, makan siang dan kumpul kerabat. Mereka sanggup minum bergelas-gelas dalam sehari.

Jadi itu dia beberapa budaya makan orang Turki yang cukup unik dan tak banyak yang tahu. Ketika kamu kesana nanti, cobalah mengikuti adat yang demikian agar mengetahui bagaimana rasanya.